Selasa, 07 Januari 2014

TULISAN BAB X ILMU SOSIAL DASAR

Agama dan Masyarakat

Agama

           Agama yang kita ketahui ialah suatu prinsip kepercayaan kepada tuhan yang harus dimiliki setiap manusia, karena dengan beragama kita bisa mengenal dirinya dan tuhannya, dan juga dengan kita beragama kita bisa mengetahui hak dan kewajiban kita sebagai makhluk yang diciptakan tuhan itu untuk apa dan harus berbuat apa.

Yang kita ketahui di indonesia banyak mayarakatnya yang memiliki kepercayaan yang beragam, teteapi agama yang diakui oleh negara indonesia hanya 5 yaitu :
1.      Agama Islam
2.      Agama Hindu
3.      Agama Budha
4.      Agama Kristen Protestan dan Katolik
5.      Agama Kong Hu Cu

Penjelasan singkat tentang kapan Masuknya Agama-agama yang ada di indonesia :
1)      Islam : Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia, dengan 88% dari jumlah penduduk adalah penganut ajaran Islam. Mayoritas Muslim dapat dijumpai di wilayah barat Indonesia seperti di Jawa dan Sumatera. Masuknya agama islam ke Indonesia melalui perdagangan.
2)      Hindu : Kebudayaan dan agama Hindu tiba di Indonesia pada abad pertama Masehi, bersamaan waktunya dengan kedatangan agama Buddha, yang kemudian menghasilkan sejumlah kerajaan Hindu-Buddha seperti Kutai, Mataram dan Majapahit.
3)      Budha : Buddha merupakan agama tertua kedua di Indonesia, tiba pada sekitar abad keenam masehi. Sejarah Buddha di Indonesia berhubungan erat dengan sejarah Hindu.
4)      Kristen Katolik : Agama Katolik untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada bagian pertama abad ketujuh di Sumatera Utara. Dan pada abad ke-14 dan ke-15 telah ada umat Katolik di Sumatera Selatan. Kristen Katolik tiba di Indonesia saat kedatangan bangsa Portugis, yang kemudian diikuti bangsa Spanyol yang berdagang rempah-rempah.
Kristen Protestan : Kristen Protestan berkembang di Indonesia selama masa kolonial Belanda (VOC), pada sekitar abad ke-16. Kebijakan VOC yang mengutuk paham Katolik dengan sukses berhasil meningkatkan jumlah penganut paham Protestan di Indonesia. Agama ini berkembang dengan sangat pesat di abad ke-20, yang ditandai oleh kedatangan para misionaris dari Eopa ke beberapa wilayah di Indonesia, seperti di wilayah barat Papua dan lebih sedikit di kepulauan Sunda.
5)      Konghucu : Agama Konghucu berasal dari Cina daratan dan yang dibawa oleh para pedagang Tionghoa dan imigran. Diperkirakan pada abad ketiga Masehi, orang Tionghoa tiba di kepulauan Nusantara. Berbeda dengan agama yang lain, Konghucu lebih menitik beratkan pada kepercayaan dan praktik yang individual.

Masyarakat                                                                                

Masyarakat adalah suatu sistem sosial yang menghasilkan kebudayaan (Soerjono Soekanto, 1983). Sedangkan agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem atau prinsip kepercayaan kepada Tuhan, atau juga disebut dengan nama Dewa atau nama lainnya dengan ajaran kebaktian dan kewajiban-kewajiban yang berkaitan dengan kepercayaan tersebut.
golongan masyarakat dapat diartikan sebagai penggolongan anggota-anggota masyarakat ke dalam suatu kelompok yang mempunyai karakteristik yang sama atau sejenis. Dalam kamus sosiologi dinyatakan sebagai kategori orang-orang tertentu, dalam suatu masyarakat yang didasarkan pada cirri-ciri mental tertentu Berdasarkan definisi di atas, penggolongan masyarakat dapat dibuat berdasarkan ciri yang sama. Contohnya yaitu :
ü  penggolongan berdasarkan jenis kelamin adalah pria dan wanita;
ü  penggolongan berdasarkan usia adalah tua dan muda;
ü  penggolongan berdasarkan pendidikan adalah cendekia dan buta huruf;
ü  penggolongan berdasarkan pekerjaan adalah petani, nelayan, golongan buruh, pengrajin, pegawai negeri, eksekutif, dan lain-lain.

Menurut Hendropuspito, meskipun tidak dapat dibuat berdasarkan kedudukan social yang sama, seperti pada lapisan social, penggolongan ini pada dasarnya untuk kepentingan pengamat social alam penelitian-penelitian terhadap masyarakat.

Masalah yang timbul dimasyarakat karena faktor agama yaitu seperti berikut :
v  Tahun 1996, 5 gereja dibakar oleh 10,000 massa di Situbondo karena adanya konflik yang disebabkan oleh kesalahpahaman.
v  Adanya bentrok di kampus Sekolah Tinggi Theologi Injil Arastamar (SETIA) dengan masyarakat setempat hanya karena kesalahpahaman akibat kecurigaan masyarakat setempat terhadap salah seorang mahasiswa SETIA yang dituduh mencuri, dan ketika telah diusut Polisi tidak ditemukan bukti apapun. Ditambah lagi adanya preman provokator yang melempari masjid dan masuk ke asrama putri kampus tersebut. Dan bisa ditebak, akhirnya meluas ke arah agama, ujung-ujungnya pemaksaan penutupan kampus tersebut oleh masyarakat sekitar secara anarkis.
v  Perbedaan pendapat antar kelompok – kelompok Islam seperti FPI (Front Pembela Islam) dan Muhammadiyah.
v  Perbedaan penetapan tanggal hari Idul Fitri, karena perbedaan cara pandang masing – masing umat.

Sikap yang harus kita miliki jika ingin masyarakat bisa hidup berdampingan walaupun berbeda keyakinan, karena kerukunan hidup beragama adalah keharmonisan hubungan dalam dinamika pergaulan dan kehidupan bermasyarakat yang saling menguatkan dan diikat oleh sikap pengendali diri dalam wujud-wujud sebagai berikut :
a)      Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya;
b)      Saling hormat menghormati dan bekerja sama intem pemeluk agama, antara berbagai golongan agama dan antara umatumat beragama dengan pemerintah yang sama-sama beitanggung jawab membangun bangsa dan negara;
c)      Saling tenggang rasa dengan tidak memaksakan agama kepada orang lain.


TULISAN BAB IX ILMU SOSIAL DASAR

Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan

Ilmu Pengetahuan

Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.
Ilmu bukan sekedar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi.

Contoh dari Ilmu Pengetahuan :
Ilmu Alam hanya bisa menjadi pasti setelah lapangannya dibatasi ke dalam hal yang bahani (materiil saja) atau ilmu psikologi hanya bisa meramalkan perilaku manusia jika membatasi lingkup pandangannya ke dalam segi umum dari perilaku manusia yang kongkrit. Berkenaan dengan contoh ini, ilmu-ilmu alam menjawab pertanyaan tentang berapa jauhnya matahari dari bumi, atau ilmu psikologi menjawab apakah seorang pemudi sesuai untuk menjadi perawat.


Teknologi

            Teknologi merupakan satu konsep yang luas dan mempunyai lebih daripada satu takrifan. Takrifan yang pertama ialah pembangunan dan penggunaan alatan, mesin, bahan dan proses untuk menyelesaikan masalah manusia.
Istilah teknologi selalunya berkait rapat dengan rekaan dan gadget menggunakan prinsip sains dan proses terkini. Namun, rekaan lama seperti tayar masih menunjukkan teknologi.
Maksud yang kedua digunakan dalam bidang ekonomi, yang mana teknologi dilihat sebagai tahap pengetahuan semasa dalam menggabungkan sumber bagi menghasilkan produk yang dikehendaki. Oleh itu, teknologi akan berubah apabila pengetahuan teknikal kita berubah.
Takrifan teknologi yang diguna pakai di sekolah-sekolah dan institusi-insitusi pengajian tinggi di Malaysia ialah aplikasi pengetahuan sains yang boleh memanfaatkan serta menyelesaikan masalah manusia yang dihadapi dalam kehidupan seharian.

Ciri-ciri fenomena teknik pada masyarakat :
ü  Rasionalitas, artinya tidakan spontan oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional.
ü  Artifisialitas, artiya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah.
ü  Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi da rumusan dilaksanakan secara otomatis. Demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan non teknis menjadi kegiatan teknis.
ü  Teknik berkembang pada suatu kebudayaan.
ü  Monisme artiya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung.
ü  Universalisme. artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ediologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan.
ü  Otonomi, artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip.

Kemiskinan

Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.

Kemiskinan dapat diketahui dan dipahami menjadi 3 cara, yaitu :
1.      Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan.
Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
2.      Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat.
Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi.
3.      Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai.
Makna "memadai" di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia.

Ciri-ciri Kemiskinan ada 5 macam yaitu sebagai berikut :

·         Mereka umumnya tidak mempunyai factor produksi sendiri seperti tanah yang cukup, modal dan keterampilan.
·         Mereka tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan kekuatan sendiri. Pendapatan tidak cukup untuk memperoleh tanah garapan atau modal usaha.
·         Tingkat pendidikan mereka rendah, tidak sampai tamat SD atau SLTP. Waktu mereka tersita habis untuk mencari nafkah sehingga tidak ada waktu untuk belajar.
·         Kebanyakan mereka tinggal di pedesaan.
·         Kebanyakan dari mereka yang hidup di kota, masih berusia muda dan tidak mempunyai keterampilan yang mumpuni dan pendidikan yang layak untuk bersaing di kota. Sehingga banyak dari mereka bekerja sebagai buruh kasar, pedagang musiman, tukang becak, pembantu rumah tangga. Beberapa dari mereka bahkan jadi pengangguran dan menjadi para gelandangan yang berkeliaran di ibu kota Jakarta biasanya.


TULISAN BAB VIII ILMU SOSIAL DASAR

Pertentangan Sosial dan Integrasi

PERTENTANGAN SOSIAL
Pertentangan sosial bisa di sebut konflik atau pertikaian antara anggota masyarakat. Pertentangan bisa diartikan sebagai suatu proses sosial atara seseorang atau kelompok dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah perselisihan atau percekcokan. Pertentangan sosial terjadi karena adanya perbedaan pendapat di masyarakat. Setiap anggota masyarakat pasti pernah mengalami pertentangan sosial. Akibat yang terjadi setelah pertentangan bisa berupa akibat positif dan negatif. Akibat positif yang terjadi misalnya bisa memperkuat solidaritas atar masyarakat atau antar kelompok dan memperjelas aspek kehidupan. Akibat negatif yang terjadi misalnya timbul keretakan atau kerenggangan antar masyarakat atau antar kelompok, bisa merubah perilaku yang tadinya baik menjadi tidak baik, dan bisa menghilangkan nyawa masyarakat yang ikut dalam pertentangan sosial. Pertentangan sosial bisa di atasi dengan mencari penengah kelompok yang mampu mendamaikan masyarakat atau kelompok yang bertentangan. Atau dengan menyelesaikan segala masalah dengan kepala dingin dan tidak menggunakan emosi.
Contoh perilaku yang akan menimbulkan pertentangan sosial :
1.      Membeda-bedakan ras
2.      Tidak ada rasa saling menghormati dan menghargai antar sesama .
3.      Egois atau hanya memikirkan kepentingan sendiri.
4.      Tidak adanya hubungan yang harmonis antar masyarakat.

Salah satu contoh pertentangan sosial yang pernah terjadi di Indonesia : Kerusuhan poso, adalah sebutan bagi serangkaian kerusuhan yang terjadi di poso, Sulawesi tengah yang melibatkan sekelompok agama muslim dan Kristen. Kerusuhan poso tersebut terbagi menjadi tiga bagian yaitu : Poso I (tanggal 25 – 29 Desember 1998), Poso II (tanggal 17 – 21 April 2000), dan Poso III (tanggal 16 Mei – 15 Juni 2000). Seperti yang dituliskan diatas, prilaku membeda – bedakan ras dan tidak adanya rasa saling menghormati dan menghargai antar sesama agama yang terdapat di indonesia, yang menjadikan / menimbulkan sebuah pertentangan sosial.  

Ada pun cara untuk pencegahan pertentangan sosial atau konflik tersebut yaitu :
·         Elimination (salah satu yang terlibat pertentangan tersebut harus mengalah).
·         Integration (masalah – masalah yang diributkan atau dipermasalahkan harus didiskusikan, dipertimbangkan sampai mencapai kesepakatan hasil yang memuaskan bagi semua pihak).
·         Compromise (kedua klompok yang terlibat dalam pertentangan tersebut harus mencari jalan keluarnya atau mencari jalan tengahnya) sehingga agar tidak merugikan pihak lain.

INTEGRASI MASYARAKAT

Integrasi adalah suatu keadaan di mana kelompok-kelompok masyarakat beradaptasi terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat, namun masih tetap mempertahankan kebudayaan masing-masing antar daerah. Secara umum integrasi merupakan proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat yang menjadi satu kesatuan. Unsur yang berbeda tersebut meliputi perbedaan kedudukan sosial, ras, etnik, agama, bahasa, nilai, dan norma. Konflik dan integrasi berjalan sebagai sebuah siklus di masyarakat. Konflik yang terkontrol akan menghasilkan integrasi. Sebaliknya, integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan konflik. Integrasi sosial akan terbentuk jika sebagian besar anggota masyarakat tadi sepakat mengenai struktur kemasyarakatan yang dibangun, termasuk nilai-nilai, norma-norma, dan pranata-pranata sosialnya. Integrasi bisa diartikan sebagai pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan sosial dalam suatu sistem masyarakat dan bisa diartikan juga dengan membuat kesuluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu. Integrasi sosial adalah jika yang di kendalikan, disatukan, atau dikaitkan satu sama lain itu adalah unsur-unsur sosial atau kemasyarakatan. Suatu integrasi sosial di perlukan untuk supaya masyarakat tidah bubar atu tidah pecah meskipun telah menghadapi berbagai macam tantangan, baik berupa tantangan fisik taupun tantangan yang terjadi secara sosial atau konflik.
Contoh Integrasi Sosial :        
·         Saling menghormati antar sesama.
·         Saling toleransi antar agama dalam masyasrakat.
·         Saling memahami Kebutuhan Sosial.

·         Tidak mengutamakan egonya.

TULISAN BAB VII ILMU SOSIAL DASAR

Masyarakat Desa dan Masyarakat Kota

MASYARAKAT PEDESAAN

Masyarakat pedesaan selalu memiliki ciri-ciri atau dalam hidup bermasyarakat, yang biasanya tampak dalam perilaku keseharian mereka. Pada situasi dan kondisi tertentu, sebagian karakteristik dapat digeneralisasikan pada kehidupan masyarakat desa di Jawa. Namun demikian, dengan adanya perubahan sosial religius dan perkembangan era informasi dan teknologi, terkadang sebagian karakteristik tersebut sudah “tidak berlaku”. Masyarakat pedesaan juga ditandai dengan pemilikan ikatan perasaan batin yang kuat sesama warga desa, yaitu perasaan setiap warga/anggota masyarakat yagn amat kuat yang hakekatnya, bahwa seseorang merasa merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat dimanapun ia hidup dicintainya serta mempunyai perasaan bersedia untuk berkorban setiap waktu demi masyarakatnya atau anggota-anggota masyarakat, karena beranggapan sama-sama sebgai masyarakat yang saling mencintai saling menghormati, mempunyai hak tanggung jawab yang sama terhadap keselamatan dan kebahagiaan bersama di dalam masyarakat.

Adapun yang menjadi ciri masyarakat desa antara lain :
a)      Didalam masyarakat pedesaan di antara warganya mempunyai hubungan yang lebih mendalam dan erat bila dibandingkan dengan masyarakat pedesaan lainnya di luar batas wilayahnya.
b)      Sistem kehidupan umumnya berkelompok dengan dasar kekeluargaan
c)      Sebagian besar warga masyarakat pedesaan hidup dari pertanian
d)     Masyarakat tersebut homogen, deperti dalam hal mata pencaharian, agama, adapt istiadat, dan sebagainya

Didalam masyarakat pedesaan kita mengenal berbagai macam gejala, khususnya tentang perbedaan pendapat atau paham yang sebenarnya hal ini merupakan sebab-sebab bahwa di dalam masyarakat pedesaan penuh dengan ketegangan sosial.

Gejala-gejala sosial yang sering di istilahkan dengan 3 problem tertentu, seperti sebagai berikut :
konflik
kontroversi
kompetisi


MASYARAKAT PERKOTAAN

Masyarakat perkotaan sering disebut urban community . Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta cirri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan.
Ada beberap ciri yang menonjol pada masyarakat kota yaitu :
ü  kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa
ü  orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu. Di kota – kota kehidupan keluarga sering sukar untuk disatukan , sebab perbedaan kepentingan paham politik , perbedaan agama dan sebagainya .
ü  Jalan pikiran rasional yang pada umumnya dianut masyarakat perkotaan , menyebabkan bahwa interaksi – interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada factor kepentingan daripada factor pribadi.
ü  pembagian kerja di antra warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata
ü  kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa
ü  interaksi yang terjai lebih banyak terjadi berdasarkan pada factor kepentingan daripaa factor pribadi
ü  pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu

Masyarakat pedesaan biasanya memiliki sifat kekeluargaan, saling bantu membantu, gotong-royong dan lain-lain. Mereka tidak suka menonjolkan diri dalam artian merasa lebih baik dari yang lain. Dan mereka memiliki kekompakan yang sangat solid dibandingkan dengan masyarakat perkotaan. Seperti yang bisa kita lhat, masyarakat pedesaan pada umumnya masih terika tali persaudaraan di dalam masyarakatnya. Mungkin seseorang mempunyai saudara di dekat rumahnya (tetangga). Maka dari itu masyarakat desa biasanya lebih mementingkan hubungan kekeluargaan daripada persaiangan antar anggota masyarakat terebut. Karna menurut masyarakat pedesaan persaingan dapat merusak hubungan kekeluarhgaan diantara mereka.
            Masyarakat perkotaan mereka biasanya tidak mencampurkan antara hal-hal yang bersifat rasional dan emosional. Masyarakat perkotaan iasanya lebih individual, jadi mereka lebih memilih mengurusi kepentingan pribadi daripada harus bergantung dengan orang lain. Karna masyarakat perkotaan tidak seperti masyarakat pedesaan yang menganggap bahwa mereka adalah masih satu keluarga jadi solidaritas diantara masyarakat perkotaan itu kurang, karna banyak sekali persaingan di dalamnya, mereka ingin di puji dan juga dihormati oleh orang lain maka mereka bersaing agar mendapat hal itu semua. Jangankan yang seperti itu mereka dengan tetangga saja bahkan ada yang sampai tidak saling mengenal khususnya perumahan elit yang dihuni oleh orang-orang kaya yang sibuk dengan pekerjaan dan urusan masing-masing sehingga tidak dapat bersosialisasi dan juga bergaul dengan masyarakatnya.

Maka dengan masalah seperti urbanisasi hubungan antara masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan harus saling menguntungkan (simbiosis mutualisme) sehingga segala sesuatu yang di butuhkan oleh keduanya harus saling berkaitan agar kehidupan masyarakat pedesaan atau perkotaan dapat seimbang seperti masyarakat pedesaan memberikan bahan mentah atau barang yang akan diolah oleh masyarakat kota yang nantinya masyarakat pedesaan yang akan menggunakannya.

TULISAN BAB VI ILMU SOSIAL DASAR

Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat

PELAPISAN SOSIAL

Pelapisan sosial menurut saya adalah pembagian kelas masyarakat, mungkin bisa dibilang pelapisan masyarakat itu adalah kasta dalam agama hindu. mungkn di indonesia kita tidak mengenal kasta, karena dimata tuhan semua manusia itu sama. tetapi secara tidak langsung, status sosial menimbulkan adanya perbedaan golongan terhadap masyarakat. pelapisan sosial bisa dibilang suatu perbedaan gaya hidup dan cara pandang dalam masyarakat.
Pelapisan sosial juga merupakan perbedaan tinggi rendahnya suatu kedudukan seseorang dalam kelompoknya. yang menentukan tinggi rendahnya tingkat tersebut dominan dari bidang ekonomi, contohnya kesenjangan jabatan.
Contoh-contoh Pelapisan Sosial dimasyarakat :
-  Pada masyarakat kota aspek kehidupan pekerjaan, ekonomi, atau social politik lebih banyak system pelapisannya dibandingkan dengan di desa.
- Pada masyarakat desa kesenjangan (gap) antara kelas eksterm dalam piramida social tidak terlalu besar.
- Pada masyarakat kota antara klas eksterm yang kaya dan miskin cukup besar. Di daerah pedesaan tingkatannya hanya kaya dan miskin saja.
- Pada umumnya masyarakt pedesaan cenderung berada pada klas menengah menurut ukuran desa, sebab orang kaya dan orang miskin sering bergeser ke kota. Kepindahan orang miskin ini disebabkan tidak mempunyai tanah, mencari pekerjaan ke kota atau ikut transmigrasi. Apa yang dibutuhkan dan diinginkan dari golongan miskin ini sering desa tidak mampu mengatasinya.

KESAMAAN DERAJAT

Pada dasarnya semua manusia mempunyai derajat yang sama dimata tuhan, tetapi manusia itu sendiri yang pada akhirnya membuat perbedaan kelas dan derajat. seharusnya kita lebih menghargai orang yang berada dibahah kita dalam status sosial maupun ekonomi, bukan malah membuat itu seperti perbedaan kasta sesuai dengan kelas atas atau bawah.dan kita jangan merasa rendah dengan orang yang status sosialnya lebih tinggi, tapi harus saling menghargai satu sama lain. kehormatan, kedudukan, jabatan maupun status sosial tidak perlu menjadi pernedaan yang mencolok dalam masyarakat. setiap penduduk mempunyai hak dan kewajiban yang sama, mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan dimata hukum, jadi tidak seharusnya kita membeda-bedakan karena pada dasarnya kita semua sama.
Saya pernah mendengar pepatah "Kalau kita meludah ke atas , maka kita akan terkena ludah itu karena akan terpantul atap". Kira-kira seperti itulah gambaran jika ada bawahan yang tidak sopan pada atasan.
Perbedaan golongan bisa juga dilihat dari Harta. Di negeri kita Indonesia ini , sangat mencolok sekali perbedaan golongan sosial ini. Coba kita tengok ke arah lampu lalu lintas. Disaat para mobil mewah menunggu lampu hijau untuk meluncur , di sekitar mobil itu ada penjual koran , pemulung dan sebagainya. Dari sini kita bisa lihat ada golongan orang yang berlimpah harta dengan yang kekurangan. Orang yang kekurangan itu akan meminta pada yang lebih dan tidak banyak yang memberi.
Inilah hubungannya Kesamaan Derajat. Banyak agama yang mengajarkan atau bahkan ajaran negara pun menyakatan bahwa semua manusia itu derajatnya sama. Jika hal ini masih terlihat mencolok bukan tidak mungkin cita-cita kesamaan derajat itu jauh dari kenyataan.
Pemerintah harusnya bekerja sama dengan golongan yang disebut "golongan atas" agar kesamaan derajat ini menjadi nyata. Namun sampai saat ini orang-orang yang diatas itu masih belum sadar. Mereka asyik menikmati keadaan mereka yang ada diatas sehingga membuat perbedaan golongan ini semakin terlihat.
Seharusnya bersama kita memerangi perbedaan golongan ini agar semua lapisan masyarakat mempunyai kesamaan derajat
Contoh-contoh Kesamaan Derajat dalam berbagai macam ruang lingkupnya :
* Dalam lingkungan Berbangsa dan Bernegara :
1. Dibentuknya lembaga peradilan untuk menegakkan hukum dan keadilan.
2. Adanya kebebasan dan pengakuan dalam memperoleh pendidikan, pekerjaan dan penghidupan yang layak.
3. Pemerintah memberikan hak dan kewajiban yang sama kepada warga negaranya.

* Dalam lingkungan Masyarakat :
1. Aktif dalam musyawarah, kerja bakti dalam masyarakat.
2. Aktif dalam kegiatan social di masyarakat.

* Dalam lingkungan Sekolah :
1. Sekolah memberikan hak dan kewajiban yang sama kepada murid.
2. Jika ada murid terkena musibah, maka guru dan teman-temanya membantu.

* Dalam lingkungan Keluarga :
1. Orangtua bersikap demokratis.
2. Orangtua memberikan hak dan kewajiban yang sama kepada anak-anaknya.

3. Apabila salah satu anggota keluarga membutuhkan bantuan, maka seluruh keluarga berusaha membantu.

TULISAN BAB V ILMU SOSIAL DASAR

WARGA NEGARA DAN NEGARA

Kesimpulan dari laporan diatas adalah dimana untuk menjadi acuan bagi seluruh pemuda di indonesia maupun di dunia untuk berfikir kreatif dan menciptakan sesuatu yang bermafaat bagi orang banyak, selain bisa menolong orang kita juga bisa mendapat keuntungan yang sangat besar bagi kita sendiri, menjadikan ini simbiosis komensalisme.


Kurang lebihnya mohon maaf apabila ada salah kata karna penulis hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. 
Satelit komunikasi adalah sebuah satelit buatan yang ditempatkan di angkasa dengan tujuan telekomunikasi. Satelit komunikasi modern menggunakan orbit geosynchronous, orbit Molniya atau orbit Bumi rendah.
Untuk pelayanan tetap, satelit komunikasi menyediakan sebuah teknologi tambahan bagi kabel komunikasi kapal selam optik fiber. Untuk aplikasi bergerak, seperti komunikasi ke kapal laut dan pesawat terbang, di mana aplikasi teknologi lain, seperti kabel, tidak praktis atau tidak mungkin.

Satelit komunikasi adalah satelit buatan yang dipasang di angkasa dengan tujuan
telekomunikasi menggunakan radio pada frekuensi gelombang mikro. Kebanyakan satelit
komunikasi menggunakan orbit geosinkron atau orbit geostasioner, meskipun beberapa tipe terbaru menggunakan satelit pengorbit Bumi rendah.
Pada laporan ini saya akan membahas mengenai satelit komunikasi yang bermanfaat bagi negara dan kehidupan warga negaranya di seluruh dunia.
Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit yakni satelit alam dan satelit buatan. Sisa artikel ini akan berkisar tentang satelit buatan.
Untuk berfungsinya satelit komunikasi terdapat sejumlah subsistem dan yang terpenting adalah: panel-panel solar, pengendali posisi dan orientasi pesawat ruang angkasa, telemetry, antenna pengirim dan penerima, dan repeater.
Sub-sub sistem ini dan yang lain lagi membentuk sistem satelit komunikasi. Sel-sel solar menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi tenaga yang diperlukan untuk mengoperasikan berbagai sub sistem yang mengontrol satelit dan merelay sinyal.
Posisi satelit diluar angkara dikendalikan oleh suatu despun stabilizing mechanism atau mekanisme penstabilan despun dan jet-jet kecil posisi dan koreksi attitude. Mula-mula satelit distabilkan di orbit sehingga ia tetap berada pada posisi konstan yang telah ditetapkan sebelumnya behubungan dengan permukaan bumi.
Oleh karena itu, antena harus secara konstan mengarah ke bumi maka bagian satelit yang membawa antena terpisah dari badan utama satelit dan despun, yaitu ia berputar pada tingkat yang sama sehingga bagian lain satelit teta berputar, tetapi dengan arah yang berlawanan.
Sensor-sensor lokasi matahari bumi memberikan informasi tentang posisi satelit kepada sub sistem telemetri. Subsistem telemtri digunakan untuk menjaga satelit agar tetap berhubungan dengan bumi dan tanggap terhadap sinyal komando kereksi dari bumi yang mengaktifkan jet-jet posisi dan attitude.
Sistem distribusi informasi satelit komunikasi dapat berupa :
1. Titik ke titik (point to point)
2. Distribusi (distribution)
3. Penyiaran (broadcast)
Sistem titik ke titik menggunakan satelit dengan tenaga rendah atau low powered baik yang synchronous atau non synchronous untuk menyebarkan sinyal ke wilayah geografis yang amat luas.
Sistem distribusi menggunakan satelit bertenaga menengah (medium power) merelay sinyal yang lebih kuat ke suatu kawasan geografis yang terbatas.
Sedangkan sistem penyiaran, menggunakan satelit bertenaga tinggi yang dapat memberikan sinyal secara langsung ke public di bumi tanpa harus diantarai oleh stasiun bumi lagi.

Dari masalah itu disimpulkan bahwa manfaat satelit untuk warga negara dan negara seperti berikut.
·       Cepat dalam mengejar jaringan
·       Koneksi menjadi lebih mudah
·       Mengatasi kendala dalam geografis
·       Biaya cukup murah
·       Dapat informasi secara merata

Kesimpulan dari laporan diatas adalah bagaimana satelit sebagai kemajuan teknologi juga penting bagi hidup berwarga negara.

Dengan ada nya itu kita menjadi mudah dan cepat dalam melakukan sesuatu di suatu negara

TULISAN BAB IV ILMU SOSIAL DASAR

PEMUDA DAN SOSIALISASI


Tak bisa dipungkiri zaman sekarang adalah zaman serba moderen, dimana pun kita berada , apapun yang kita lihat , dan berita apapun yang kita terima pasti semua akan muncul di dunia maya.
Bahkan pada zaman sekarang melalui dunia maya juga kita bisa berinteraksi dan bersosialisasi oleh orang orang yang sudah lama tidak bertemu dengan kita atau bahkan orang orang yang kita tidak mengenalinya sama sekali.
Hal itu tidak terjadi begitu saja karna dibalik semua itu ada ide ide kreatif dari beberapa pemuda yang berfikiran maju untuk mengubah sesuatu yang tidak terfikirkan oleh orang lain pada umumnya.
Tangan tangan kreatif mereka membuat semua lapisan masyarakat menjadi mudah untuk mengakses segala sesuatu hal yang dibutuhkannya
Sosialisasi adalah sebuah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat. Sejumlah sosiolog menyebut sosialisasi sebagai teori mengenai peranan (role theory). Karena dalam proses sosialisasi diajarkan peran-peran yang harus dijalankan oleh individu.


Satu hal yang tidak bisa di pungkiri sejak masuknya internet di kehidupan manusia yakni hubungan komunikasi antar manusia menjadi tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Sejak meledaknya situs-situs jejaring sosial seperti friendster, facebook, dan twitter komunikasi yang terjadi di dunia maya menjadi meningkat drastis.
Sistem komunikasi via streaming pun bermunculan, seperti voice call yahoo, dan video call skype yang tengah menuai sukses di dunia sekarang.
Sosialisasi yang terjalin lewat hubungan dunia maya memang tidak dapat di patahkan begitu saja di era sekarang, karena internet juga sudah di kenal masyarakat luas serta aplikasi-aplikasi maupun situs yang memuka komunikasi di dunia maya tiap hari berkembag dan bermunculan satu demi satu. Hal inilah yang menyebabkan ledakan komunikasi di dunia maya semakin menjadi-jadi. Ada banyak alasan mengapa banyak orang berkomunikasi lewat dunia maya. Salah satunya saja karena biaya murah dan dapat berkomunikasi lebih lama.
Pemanfaatan dunia maya dalam hal sosialisasi ternyata seditkt mengundang beberapa masalah, terutama di Indonesia. Beberapa kasus penipuan jual/beli barang sering terjadi lewat dunia maya, atau bisa juga kita lihat beberapa kasus yang terjadi setahun lalu yakni kasus hilangnya seorang gadis karena menggunakan Facebook dan bertemu dengan orang yang baru pertama ia temui di facebook. Hal ini sempat mengundang sensasi di mata masyarakat, apalagi di mata orang tua. Beberapa kasus selain itu pun terjadi secara berurutan dan menyebabkan rumor sosial.
Hal-hal buruk seperti di atas memang tidak dapat di pungkiri sama sekali, namun semuanya dapat di kontrol jika sumber daya manusia yang memakai mengerti betul apa tujuan komunikasi di dalam dunia maya. Selain itu di dalam dunia maya ada beberapa etika dalam berkomunikasi, seperti non-Sara(Suku Ras dan Agama).

sosialisasi di dalam dunia maya
Pernahkah Anda membayangkan bagaimana rasanya bertemu berbagai orang dari seluruh dunia dalam satu tempat? Anda dapat berinteraksi tidak hanya dengan tulisan belaka, namun juga melalui suara dan video. Tidak cukup hanya itu, Anda dapat menjelajahi sebuah dunia virtual yang sangat luas dan unik, anda bisa berinteraksi dengan jejaring sosial yang sedang menjadi trend pada saat ini, contohnya seperti Facebook, Twitter, dll

A. Facebook

Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya.

Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School diluncurankan pertama kali pada 4 februari dan awalnya hanya untuk siswa Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League.

Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat email universitas (seperti .edu, .ac.uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs ini.

Selanjutnya Facebook dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan dengan alamat email apa pun dapat mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah tingkat atas, tempat kerja, atau wilayah geografis.

Facebook menemui masalah dalam beberapa tahun terakhir seperti pemblokiran pada negara Suriah, Iran dan beberapa tempat kerja agar para pekerja tidak menyalahgunakan waktu kerjanya untuk membuka Facebook. Dan masalah tentang tuduhan bahwa Zuckerber mencuri kode program dari teman-temanya untuk membuat Facebook.
Facebook juga pernah ditawar oleh yahoo senilai $ 1 miliar dan kemudian oleh seorang anggota dewan Facebook, menunjukkan bahwa Facebook internal valuation adalah sekitar $ 8 miliar berdasarkan proyeksi pendapatan sebesar $ 1 miliar pada tahun 2015.
Peringkat Facebook saat saya tulis artikel ini menempati urutan ke 6 situs yang paling banyak di akses di indonesia dan urutan ke 5 untuk seluruh dunia.

B. Twitter
Twitter adalah sebuah situs web layanan jaringan sosial dan mikroblog yang memberikan fasilitas bagi pengguna untuk mengirmkan pembaruan (update) berupa tulisan teks dengan panjang masimal 140 karakter melalui komputer, SMS, pengirim pesan instan, surat elektronik, atau aplikasi seperti Twitterrific dan Twitbin.


Twitter didirikan pada bulan Maret 2006 oleh perusahaan rintisan Obvious Corp dan diluncurkan pada bulan juli di tahun yang sama. Pendiri Twitter ada 3 orang, yaitu Jack Dorsey, Biz Stone, dan Evan Williams.

Di Amerika, Twitter sangatlah populer bahkan hampir bisa disamakan kepopulerannya dengan Facebook. Salah satu hal yang menyebabkan Twitter begitu populer adalah karena kesederhanaannya serta mampu menjawab tantangan sebuah media sosial untuk salaing berkomuikasi secara lebih sederhana antar pengguna.

Pembaruan atau update seseorang di Twitter akan dan dapat dilihat oleh jaringan orang itu, atau pengikutnya (follower). Menurut saya, Twitter ini sangat cocok untuk artis dan orang-orang terkenal. Anda tidak percaya? Coba lihat berapa banyak pengikut (follower)Twitter anda, teman anda! Saya kira tidak akan lebih dari 200 orang. Coba bandingkan follower Twitter anda dengan follower artis-artis Indonesia, seperti Luna maya, Cathy Wilson, dan lain - lain. 
Makin maju waktu berjalan, makin maju juga pemikiran seseorang untuk mengeluarkan ide kreatif mereka untuk mengimbangi perkembangan zaman.
Banyak pemuda di dunia yang membawa perubahan untuk kehidupan masyarakan di dunia, salah satunya adalah orang orang ini.

Jack Dorsey, lahir November 19, 1976, ketika usianya baru 24 tahun muncul ide yang sederhana dibenaknya untuk mengubah cara berkomunikasi secara sosial, sebuah ide yang akhirnya berubah menjadi apa yang sekarang kita kenal sebagai Twitter. Jack Lahir di St Louis, Missouri, ia sudah menunjukkan minat dalam pengembangan perangkat lunak pada usia 14 dan adalah untuk menciptakan perangkat lunak open source aplikasi yang berhubungan dengan rute taksi dan kurir pengiriman.

Setelah kuliah di University of Missouri dan di New York, ia pindah ke California. Pada saat itu, pesan instan benar-benar mulai luarbiasa, dengan AOL Instant
Messenger layanan yang sangat populer. Dorsey melihat hal ini dan bertanya-tanya apakah ia dapat menggabungkan ide-ide awalnya untuk menyediakan layanan pengiriman pesan status. “Bagaimana jika Anda dapat berbagi status Anda dengan semua teman-teman Anda benar-benar mudah, sehingga mereka tahu apa yang Anda lakukan, tapi Anda tidak ingin harus menulis seluruh blog entry atau Live Journal entry?”

Seiring berjalannya waktu dan Jack sedang sibuk bekerja pada sebuah solusi pengiriman berbasis web, ia menganggap apakah pesan teks SMS dapat dimasukkan ke dalam konsep pesan status interaktif.

Kemudian Evan Williams, seorang mantan eksekutif Google, menyediakan dana investasi dan bersama-sama dengan Dorsey dan Stone untuk operasional twitter, Inc. Pada awal 2006 mereka sudah siap, tetapi tidak benar-benar memiliki strategi peluncuran yang aktif.

Pada bulan Agustus tahun 2006, twitter lahir, layanan microblogging ini Berbeda dengan layanan blog seperti Blogger, Wordpress dan Multiply, Twitter memiliki batasan 140 karakter per post – oleh sebab itu dinamakan microblogging. Apabila aktifitas menulis yang dilakukan oleh para blogger sekarang sudah memiliki kata kerja sendiri yaitu blogging, demikian juga halnya dengan aktifitas yang dilakukan oleh para pengguna Twitter: tweeting.

Kesimpulan dari laporan diatas adalah dimana untuk menjadi acuan bagi seluruh pemuda di indonesia maupun di dunia untuk berfikir kreatif dan menciptakan sesuatu yang bermafaat bagi orang banyak, selain bisa menolong orang kita juga bisa mendapat keuntungan yang sangat besar bagi kita sendiri, menjadikan ini simbiosis komensalisme.

TULISAN BAB III ILMU SOSIAL DASAR

Individu, Keluarga, dan Masyarakat

Individu menurut saya adalah subuah bagian yang sangat kecil dari strktur masyarakat atau bisa disebut juga orang yang hanya sendiri atau tunggal yang merupakan bagian yang sangat terkecil dalam suatu kehidupan sosial. Dalam individu ini pula kita dapat melihat sifat serta fungsi pada diri manusia. Sifat pada individu ini lah yang dapat membedakan antara idividu yang satu dengan individu lainnya yang berada di dalam kehidupan sosial. Begitu juga dengan fungsi individu yang berada di tengah-tengah individu lainnya. Jadi individu dapat di katakan mahluk sosial terkecil yang mengidentikan diri berdasarkan sifat yang terlahir dari dalam dirinya sendiri dan menjalankan fungsinya sendiri sebagai mahluk sosial.
Keluarga merupakan kelompok terkecil dalam kehidupan sosial. Dimana didalam keluarga terdapat suami, istri  dan anak-anak yang dinamakan keluarga inti dan tinggal berada dalam satu rumah yang terlahir secara resmi melalui hasil perkawinan. Melalui keluargalah pembentukan individu sangat penting yang berdasarkan fungsi sosialisasi dan kontrol sosial, sebelum individu itu sendiri berfungsi sebagai makhluk sosial dalam masyarakat. Oleh sebab itu keluarga dapat dikatakan kelompok terkecil dan terpenting dalam perkembangan kehidupan sosial suatu individu, serta berfungsi juga sebagai pengatur seksual dan  reproduksi. Dimana fungsi dari pengatur seksual diharapkan tidak ada lagi sex bebas dan anak diluar nikah dan dari fungsi reproduksi sebagai pengatur keturunan.
Sedangkan masyarakat menurut saya,  kelompok orang/individu  yang mendiami suatu wilayah dalam kurun waktu yang lama serta memiliki tujuan yang sama dan pada akhirnya dapat membentuk suatu bangsa. Jadi, dapat dikatakan bahwa masyarakat kelompok sosial terbesar dalam kehidupan sosial. Dimana kehidupan masyarakat sangatlah bergantung kepada hasil dari didikan keluarga yang merupakan kelompok terkecil dalam kehdupan sosial. Serta sifat-sifat individulah yang dapat mempengaruhi kemajuan suatu masyarakat dalam semua bidang kehidupan.
Jadi kesimpulannya menurut saya, semua manusia itu membutuhkan orang lain untuk hidup. Tanpa orang lain, maka manusia tak akan bisa hidup sempurna. Hidup tetap akan terus berjalan, tetapi passti akan tidak berarti tanpa adanya manusia lain
Namun pembentukan individu memang tidak hanya di dalam keluarga. Lingkungan yang individu kenal juga akan berpengaruh. Namun tetap saja , pemilihan lingkungan itu juga sangat dipengaruhi oleh apa yang telah diberikan dari keluarga.

Kira-kira seperti itulah mengapa saya katakan ketiga elemen ini berhubungan. Karena itu diharapkan individu membentuk keluarga yang baik agar kelak menghasilkan individu yang baik dan akhirnya menjadi kebanggaan dan berguna bagi masyarakat sekitarnya.

TULISAN BAB II ILMU SOSIAL DASAR

Penduduk,masyarakat,budaya

Setiap masyarakat yang berdiam disuatu tempat pasti tidak lepas dari yang namanya kebudayaan. Penduduk di suatu wilayah pasti punya kebudayaan tersendiri yang berbeda dengan penduduk lainnya. Kebudayaan terlahir karna adanya masyarakat di daerah tertentu. Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan dan keragaman alam serta budaya yang luar biasa. Sebagaimana kita ketahui bersama. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak nomer empat di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat. Maka dari itu dengan jumlah penduduk sebanyak itu, Indonesia dihadapkan dengan sejumlah masalah kependudukan.
     Kepadatan penduduk merupakan perbandingan jumlah penduduk terhadap luas wilayah yang dihuni. Menurut pengamatan saya, permasalahan dalam kepadatan penduduk adalah persebarannya yang tidak merata. Kepadatan penduduk di tiap-tiap wilayah Indonesia tidaklah sama, maka dari itu hal ini akan menimbulkan permasalahan kependudukan. Permasalahan ini terkait dengan penyediaan sarana dan prasarana sosial, kesempatan kerja, stabilitas keamanan, serta pemerataan pembangunan. Kondisi demikian menimbulkan banyak permasalahan, misalnya pengangguran, kemiskinan, kriminalitas, pemukiman kumuh dan lain-lain. Salah satu permasalahan yang berdampak dari banyaknya jumlah penduduk salah satunya adalah pembangunan.
    Permasalahannya adalah Pesatnya pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali maka akan menyebabkan tingginya beban pembangunan berkaitan dengan penyediaan pangan, sandang, dan papan. Kepadatan penduduk yang tidak merata juga menyebabkan pembangunan menjadi tidak merata di daerah-daerah tertentu, tingginya angka urbanisasi di kota-kota besar. Dari hal pembangunan akan menambah masalah baru salah satunya adalah masalah pendidikan. Kepadatan jumlah penduduk di Indonesia juga berdampak pada masalah pendidikan, karna di Negara berkembang seperti Indonesia tingkat pendidikannya relatif rendah di banding dengan negara-negara maju. 
      Saya akan mengutarakan beberapa sebab rendahnya tingkat pendidikan di Indonesia. Yang pertama pemikiran masyarakat untuk bersekolah setinggi-tingginya itu masih rendah, yang kedua besarnya anak usia sekolah yang tidak diimbangi dengan fasilitas pemndidikan yang memadai, pendapatan perkapita di Indonesia rendah. Dampak dari rendahnya pendidikan di Indonesia adalah rendahnya penguasaan IPTEK, sehingga Indonesia masih membutuhkan tenaga yang ahli dalam teknologi. Padahal dengan jumlah penduduk yang besar di Indonesia seharusnya kita mampu untuk mencukupi kebutuhan tenaga ahli yang diperlukan dalam pembangunan. Maka dari itu diperlukan upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. 
     Menurut saya yaitu dengan cara wajib belajar 12 tahun meningkatkan sarana-sarana pendidikan yang ada, seperti perbaikan gedung, perpustakaan, laboratorium, dan lain-lain, meningkatkan mutu guru sebagai pengajar, menyempurnakan atau mengupdate kurikulum sesuai perkembangan zaman, memberikan materi pelajaran tentang softskil agar anak-anak bukan hanya belajar ilmu yang terlihat tetapi juga menguasai softskill, member motifasi kepada para pelajar agar lebih giat dan rajin dalam menuntut ilmu, dengan bayaran sekolah yang mudah dijangkau oleh masyarakat agar masyarakat tindak mengkhawatirkan tentang biaya pendidikan, memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi. Dengan hal itu saya rasa merupakan cara yang tepat untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Bukan hanya pemerintah yang harus menanggulangi masalah ini, tapi masyarakat juga harus ikut turut serta dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Karna percuma kalau pemerintahnya sudah maksimal tapi masyarakat tidak mendukung sama sekali dari upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah.
       Perkembangan kebudayaan di Indonesia ini terkadang naik terkadang turun. Awalnya Indonesia bangga dengan kebudayaan yang ditinggalkan oleh nenek moyang kita dulu. Tapi sekarang kenyataannya masyarakat sudah mulai melupakan kebudayaan itu sendiri. Maka dari itu kita harus menjunjung tinggi rasa nasionalisme kita sebagai warga Negara Indonesia. Semakin majunya globalisasi membuat rasa cinta terhadap budaya sendiri lama-lama berkurang. Karnya banyaknya pengaruh budaya asing, kini masyarakat telah berubah menjadi masyarakat modern. Akhir-akhir ini Indonesia sangat gencar untuk membudidayakan budayanya sendiri. Karna masyarakat luar luar lebih mengetahui budaya kita disbanding kita mengenal budaya kita sendiri. Salah satu yang mendorongnya adalah budaya kita yang di klaim oleh Negara lain, seperti batik, reog ponorogo, rendang (masakan) dan masih banyak lagi. Contohnya adalah batik sebagai warisan budaya Indonesia yang telah diakui dan di tetapkan oleh UNESCO.
          Khususnya Tarian tradisional telah mengalami kemajuan yang cukup baik dan telah meranjak ke dunia internasional. Maka dari itu saya ingin menyampaikan bahwa kita semua sebagai masyarakat Indonesia diharapkan untuk lebih memperhatikan semua bagian dari peninggalan budaya Negara kita. Dan sekarang akan diupayakan oleh pemerintah agar mendidik semua masyarakat khususnya anak-anak muda ataupun remaja untuk peduli terhadap kebudayaan kita, dan lebih mendalami dan mengenalkan dari dini sikap akan pentingnya pengetahuan budaya indonesia.

          Karna masyarakat Indonesia di kenal dengan kepribadiannya yang santun dan sopan. Meskipun sekarang sepertinya sudah tidak lagi, tetapi kita harus terus berjuang mengupayakannya. Seperti yang kita ketahui budaya barat sudah merasuki jiwa anak muda jaman sekarang. Karena tanpa kita sadari ternyata tidak semua budaya yang berasal dari luar tersebut, baik untuk kita. Maka dari itu kita harus memilih dan menyaring budaya luar, seperti kita mengambil hal-hal yang positif saja. Jika kita tidak mampu membawa diri kita, maka kita akan terjerumus ke dalam pergaulan yang tidak baik. Bukan hanya budaya barat saja yang tidak sesuai dengan norma. Teman dan lingkungan pun juga sangat berpengaruh dalam pembentukan kepribadian kita. Karna dengan siapa kita bergaul dan dilingkungan mana kita berada, itu sangat berpengaruh sekali terhadap diri kita. Jadi kita harus bisa memilih teman bermain atau teman bergaul dan juga kita harus pandai memilih lingkungan dimana kita bergaul dengan seseorang

TULISAN BAB I ILMU SOSIAL DASAR

Ilmu Sosial Dasar sebagai salah satu MKDU

Masalah sosial yang terjadi kebanyakan penyebabnya akibat ulah sesama manusia. Hal itu dapat terjadi dikarenakan sifat dan karakter yang berbeda-beda setiap orang.  Contoh sederhana adalah masalah yang terjadi di masyarakat misalnya masalah antar tetangga. Kebanyakan masalah tersebut bisa terjadi karna omongan. Baik atau tidaknya omongan tersebut bisa saja di belokan oleh seseorang yang akhirnya memicu masalah di masyarakat tersebut. bagaimana dengan solusinya? Solusinya adalah dengan cara masyarakat harus melibatkan ketua RT atau RW ataupun masyarakat sekitar dalam pemecahan kasus tersebut dengan berbicara baik-baik kepada setiap warga.
            Maka dari itu seharusnya setiap orang harus mempunyai akhlak yang mulia dan pengetahuan yang luas agar masalah-masalah yang terjadi bisa di kurangi bahkan bisa di hilangkan. Meskipun masalah sosial tidak bisa dihilangkan secara total karna pasti ada masalah-masalah baru yang terjadi. Karna masalah sosial tidak bisa dipisahkan dari masyarakat. Kemudian ada beberapa contoh lagi masalah yang masih mengelilingi atau masih sering terjadi di Negara kita ini. Contohnya tawuran antar pelajar, tawuran ini bahkan menjadi tren dikalangan pelajar, karna jika suatu sekolah memenangi tawuran maka mereka bangga karna mereka bisa dianggap jagoan. Padahal seharusnya tugas pelajar adalah belajar, menuntut ilmu dengan serius, disiplin, semangat dan kerja keras. Tidak lupa diiringi dengan doa. Agar mereka bisa jadi penerus bangsa yang akan memajukan bangsa dan bukan seperti ini caranya.
            Tugas sebagai seorang pelajar adalah belajar dengan giat dan disiplin agar mendapat prestasi yang maksimal dan dapat meraih cita-cita yang mereka inginkan, bukan bertarung di medan tawuran hanya untuk sebuah kemenangan yang tak ada harganya. Hal ini dapat saja terjadi dikarenakan lingkungannya memang lingkungan kekerasan.Seorang pelajar pada usianya mempunyai emosi yang belum stabil. Maka pada usia ini mereka hanya berfikir pendek dan tidak memikirkan dampak dari apa yang mereka lakukan, seperti tawuran antar pelajar.
            Saya mencermati jika tawuran terjadi di kalanganpara pelajar dan mahasiswa bertindak jauh dari kesan sebagai insan yang terdidik. Seakan-akan mereka sekolah tidak dengan niat yang baik, melainkan hanya tawuran saja yang ada di otak mereka. Lihat saja dengan membabi buta mereka membuat kerusakan properti orang dan fasilitas publik yang jelas-jelas tidak bersalah. Dengan bermuka garang dan dengan emosi yang meledak mereka membawa senjata tajam berupa golok, samurai, pedang, balok, besi, bahkan stik golf dan masih banyak lainnya yang siap untuk menghabisi nyawa lawannya. Biasanya mereka membawa barang-barang itu ke sekolah, ada yang di taruh di dalam tas, ada yang dititipkan kepada temannya.Sungguh tindakan anarkis ini tidak layak dilakukan oleh manusia yang beradab.
            Tawuran tidak hanya merugikan pelajar yang mengikuti tawuran tetapi warga, pemukiman warga, anak sekolah lain yang tidak berdosa (sekedar melintas), dagangan para pedagang bisa menjadi korban. Bisa jadi took dirusak pelajar atau tutup karna takut ada tawuran, bisa jadi anak sekolah lain yang tidak bersalah ikut diincar oleh pelajar tawuran. Pada umumnya tawuran dipicu oleh konflik yang terjadi antar siswa, baik itu satu sekolah maupun berbeda sekolah, dan salah satu pemicunya adalah solidaritas sesame pelajar satu sekolah. Karna solidaritas setiap siswa disetiap sekolah maka konflik pun meluas, maka terjadilah tawuran antar pelajar. Tawuran juga menjadi masalah serius karna telah menyimpang dari norma-norma yang ada. Membuat pelajar jaman sekarang dianggap hanya menjadi tukang tawuran, tukang berkelahi.
            Dari fakta kejamnya tawuran itu sendiri, rasanya pemerintah dan masyarakat perlu mengambil tindakan serius. Banyak hal yang bisa diupayakan oleh pemerintah ataupun masyarakat. Tawuran yang terus terjadi saat ini dan yang akan dating harus mendapatkan perhatian dan ditangani secara serius. Kita tidak bisa membiarkan masalah ini (tawuran antar pelajar) terus terjadi lantaran tawuran tidak hanya terjadi di sekitar kita. Kita harus ingat jika kita tidak akan pernah tahu kapan dan di mana tawuran antar pelajar tersebut akan terjadi. Kita tidak akan pernah tahu kapan, dimana, dengan siapa, apakah kita akan terjebak dengan tawuran atau tidak. Kita tidak akan pernah tahu apakah ada anggota keluarga kita, anggota saudarakita, tetangga kita, kolega, orang yang kita sayangi,teman dan sahabat kita menjadi korban tawuran atau tidak. Intinya, tawuran merusak sendi-sendi kedamaian dan ketentraman hidup.
            Masalah ini dapat diatasi dengan cara Para Siswa wajib diajarkan dan memahami bahwa semua permasalahan tidak akan selesai jika penyelesaiannya dengan menggunakan kekerasan. Dan masalah bisa diselesaikan dengan cara baik-baik. Lakukan komunikasi dan pendekatan secara khusus kepada para pelajar untuk mengajarkan cinta kasih. Pengajaran ilmu beladiri yang mempunyai prinsip yang harusnya digunakan untuk menyelamatkan orang dan ilmu tersebut jangan disalah gunakan seperti untuk tawuran. Ajarkan ilmu sosial Budaya, karna ilmu sosial budaya sangat bermanfaat untuk pelajar khususnya, yaitu agar tidak salah menempatkan diri di lingkungan masyarakat.
            Tindakan kekerasan pasti akan menular, Pihak yang berwenang haruslah tegas memberikan sanksi untuk pelaku tawuran antar pelajar ini. Dari pihak sekolah pun harus ada sanksi yang tegas kepada pelajar yang mengikuti tawuran. Lalu berdamailah secara resmi dari pihak sekolah satu dengan pihak sekolah lain. Namun aa yang harus digaris bawahi adalah KELUARGA. Mengapa? Karna awal pembentukan karakter setiap individu itu berawal dari keluarga. Maka dari itu karakter yang telah dibentuk di setiap keluarga maka di tularkan ke lingkungannya. Jadi setiap keluarga harus membentuk karakter yang bagus kepada anaknya. Karna masyarakat atau lingkungan yang baik itu berawal dari karakter individu yang baik pula. Sebagai orang tua, wajib bagi mereka untuk mengkondisikan lingkungan yang baik kepada anaknya agar anak mempunyai kondisi mental yang sehat. Hal ini penting bagi pertumbuhan psikologis setiap anak supaya anak (pelajar) tidak mudah terbawa pengaruh burukdari lingkungan.
            Peran orang tua juga diperlukan dalam mendukung perkembangan anak. Hal paling mudah adalah dengan berkomunikasi secara dekat dan baik kepada anak. Karna kondisi keluarga yang baik maka akan terlahir mental, sikap dan karakter yang baik yang ada pada anak. Dan juga karna keluarga adalah tempat yang paling mudah untuk berbagi dan menceritakan tentang segala sesuatu yang terjadi pada anaknnya. Karna dengan bercerita kepada keluarga khususnya orang tua maka bisa lebih terbuka tanpa ada rasa malu untuk menceritakannya.


Individu, Keluarga, dan Masyarakat

Individu menurut saya adalah subuah bagian yang sangat kecil dari strktur masyarakat atau bisa disebut juga orang yang hanya sendiri atau tunggal yang merupakan bagian yang sangat terkecil dalam suatu kehidupan sosial. Dalam individu ini pula kita dapat melihat sifat serta fungsi pada diri manusia. Sifat pada individu ini lah yang dapat membedakan antara idividu yang satu dengan individu lainnya yang berada di dalam kehidupan sosial. Begitu juga dengan fungsi individu yang berada di tengah-tengah individu lainnya. Jadi individu dapat di katakan mahluk sosial terkecil yang mengidentikan diri berdasarkan sifat yang terlahir dari dalam dirinya sendiri dan menjalankan fungsinya sendiri sebagai mahluk sosial.
Keluarga merupakan kelompok terkecil dalam kehidupan sosial. Dimana didalam keluarga terdapat suami, istri  dan anak-anak yang dinamakan keluarga inti dan tinggal berada dalam satu rumah yang terlahir secara resmi melalui hasil perkawinan. Melalui keluargalah pembentukan individu sangat penting yang berdasarkan fungsi sosialisasi dan kontrol sosial, sebelum individu itu sendiri berfungsi sebagai makhluk sosial dalam masyarakat. Oleh sebab itu keluarga dapat dikatakan kelompok terkecil dan terpenting dalam perkembangan kehidupan sosial suatu individu, serta berfungsi juga sebagai pengatur seksual dan  reproduksi. Dimana fungsi dari pengatur seksual diharapkan tidak ada lagi sex bebas dan anak diluar nikah dan dari fungsi reproduksi sebagai pengatur keturunan.
Sedangkan masyarakat menurut saya,  kelompok orang/individu  yang mendiami suatu wilayah dalam kurun waktu yang lama serta memiliki tujuan yang sama dan pada akhirnya dapat membentuk suatu bangsa. Jadi, dapat dikatakan bahwa masyarakat kelompok sosial terbesar dalam kehidupan sosial. Dimana kehidupan masyarakat sangatlah bergantung kepada hasil dari didikan keluarga yang merupakan kelompok terkecil dalam kehdupan sosial. Serta sifat-sifat individulah yang dapat mempengaruhi kemajuan suatu masyarakat dalam semua bidang kehidupan.
Jadi kesimpulannya menurut saya, semua manusia itu membutuhkan orang lain untuk hidup. Tanpa orang lain, maka manusia tak akan bisa hidup sempurna. Hidup tetap akan terus berjalan, tetapi passti akan tidak berarti tanpa adanya manusia lain
Namun pembentukan individu memang tidak hanya di dalam keluarga. Lingkungan yang individu kenal juga akan berpengaruh. Namun tetap saja , pemilihan lingkungan itu juga sangat dipengaruhi oleh apa yang telah diberikan dari keluarga.
Kira-kira seperti itulah mengapa saya katakan ketiga elemen ini berhubungan. Karena itu diharapkan individu membentuk keluarga yang baik agar kelak menghasilkan individu yang baik dan akhirnya menjadi kebanggaan dan berguna bagi masyarakat sekitarnya.


TUGAS BAB X ILMU SOSIAL DASAR

BAB 10
Agama dan Masyarakat

Agama adalah fenomena hidup manusia. Dorongan untuk bergama, penghayatan terhadap wujud agama serta bentuk pelaksanaanya dalam masyarakat bias berbeda-beda, namun pada hakekatnya sama, yaitu, bahwa semua agama merupakan jawaban terhadap kerinduan manusia yang paling dalam yang mengatasi semua manusia.Pada hakekatnya seluruh manusia ini secara fithriah mempunyai potensi untuk percaya kepada Yang Maha Esa dank arena agama yang mengajarkan tentang konsepsi ketuhanan merupakan bagain yang tak terpisahkan dan kehidupan umat manusia.
Agama merupakan factor yang sangat penting dan sangat menentukan bagi kehidupan jutaan manusia. Agama seringkali menjadi motif dalam keputusan-keputusan politik, social ekonomi, serta pernyataan-pernyataan kebudayaan. Agama dapat mempersatukan dari berbagai suku dan bangsa di dunia ini. Agama dapat menjadi tali pengikat persaudaraan yang kekal, yang melampaui batas-batas wilayah atau georafi. Orang-orang beragama lebih dekat satu sama lain karena mereka mengenal seperangkat nilai-nilai dasar sebagai pedoman bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Agama mempunyai 2 dimensi yaitu transcendental (ukhrowi) menyangkut hubungan manusia dengan Tuhannya dan mondial (duniawi) menyangkut hubungan manusia dengan manusia lain dan lingkungan. Menurut DR. Nico Syukur Dister ditinjau dari segi psikologi agama ada 4 macam motivasi kelakuan bergama :
1. Agama sebagai sarana untuk mengatasi frustasi
2. Agama sebagai sarana untuk menjaga kesusilaan dan tata tertib masyarakat.
3. Agama sebagai sarana untuk memuaskan intelak yang ingin tahu
4. Agama sebagai sarana mengatasi ketakutan.
Tinjauan ini bersifat fungsional, sedangkan dibalik itu masih ada motif lain yang lebih dalam yang tidak bisa lepas dari sifat dan kodrat manusia itu sendiri.
3 Tipe Kaitan Agama Dengan Masyarakat
Kaitan agama dengan masyarakat dapat mencerminkan tiga tipe, meskipun tidak menggambarkan sebenarnya secara utuh (Elizabeth K. Nottingham, 1954), yaitu:
1. Masyarakat yang terbelakang dan nilai- nilai sakral
Masyarakat tipe ini kecil, terisolasi, dan terbelakang. Anggota masyarakat menganut agama yang sama. Oleh karenanya keanggotaan mereka dalam masyarakat, dalam kelompok keagamaan adalah sama.
2. Masyarakat- masyarakat pra- industri yang sedang berkembang
Keadaan masyarakat tidak terisolasi, ada perkembangan teknologi yang lebih tinggi daripada tipe pertama. Agama memberikan arti dan ikatan kepada sistem nilai dalam tipe masyarakat ini. Dan fase kehidupan sosial diisi dengan upacara- upacara tertentu.
3. Masyarakat- masyarakat industri sekular
Masyarakat industri bercirikan dinamika dan teknologi semakin berpengaruh terhadap semua aspek kehidupan, sebagian besar penyesuaian- penyesuaian terhadap alam fisik, tetapi yang penting adalah penyesuaian- penyesuaian dalam hubungan kemanusiaan sendiri. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mempunyai konsekuensi penting bagi agama, Salah satu akibatnya adalah anggota masyarakat semakin terbiasa menggunakan metode empiris berdasarkan penalaran dan efisiensi dalam menanggapi masalah kemanusiaan, sehingga lingkungan yang bersifat sekular semakin meluas. Watak masyarakat sekular menurut Roland Robertson (1984), tidak terlalu memberikan tanggapan langsung terhadap agama. Misalnya pemikiran agama, praktek agama, dan kebiasaan- kebiasaan agama peranannya sedikit.
Pelembagaan Agama
Agama begitu universal, permanen (langgeng) dan mengatur dalam kehidupan, sehingga bila tidak memahami agama, akan sukar memahami masyarakat. Agama melalui wahyunya atau kitab sucinya memberikan petunjuk kepada manusia guna memenuhi kebutuhan mendasar, yaitu selamat dunia dan di akhirat, di dalam perjuangannya tentu tidak boleh lalai. Untuk kepentingan tersebut perlu jaminan yang memberikan rasa aman bagi pemeluknya. Maka agama masuk dalam sistem kelembagaan dan menjadi sesuatu yang rutin. Agama menjadi salah satu aspek kehidupan semua kelompok sosial, merupakan fenomena yang menyebar mulai dari bentuk perkumpulan manusia, keluarga, kelompok kerja, yang dalam beberapa hal penting bersifat keagamaan. Dan terbentuklah organisasi keagamaan untuk mengelola masalah keagamaan. Yang semula terbentuk dari pengalaman agama tokoh kharismatik pendiri organisasi, kemudian menjadi organisasi kegamaan yang terlembaga. Lembaga keagamaan berkembang sebagai pola ibadah, ide- ide, ketentuan (keyakinan), dan tampil sebagai bentuk asosiasi atau organisasi. Tampilnya organisasi agama akibat adanya kedalaman beragama, dan mengimbangi perkembangan masyarakat dalam hal alokasi fungsi, fasilitas, produksi, pendidikan dan sebagainya.
 Agama Sebagai Faktor Konflik Di Masyarakat
Agama dalam satu sisi dipandang oleh pemeluknya sebagai sumber moral dan nilai, sementara di sisi lain dianggap sebagai sumber konflik. Menurut Afif Muhammad : Agama acap kali menampakkan diri sebagai sesuatu yang berwajah ganda”. Sebagaimana yang disinyalir oleh John Effendi yang menyatakan bahwa Agama pada sesuatu waktu memproklamirkan perdamaian, jalan menuju keselamatan, persatuan dan persaudaraan. Namun pada waktu yang lain menempatkan dirinya sebagai sesuatu yang dianggap garang-garang menyebar konflik, bahkan tak jarang, seperti di catat dalam sejarah, menimbulkan peperangan.
Sebagaiman pandangan Afif Muhammad, Betty R. Scharf juga mengatakan bahwa agama juga mempunyai dua wajah. Pertama, merupakan keenggaran untuk menyerah kepada kematian, menyerah dan menghadapi frustasi.
Kedua, menumbuhkan rasa permusuhan terhadap penghancuranb ikatan-ikatan kemanusiaan. Fakta yang terjadi dalam masyarakat bahwa “Masyarakat” menjadi lahan tumbuh suburnya konflik. Bibitnya pun bias bermacam-macam. Bahkan, agama bias saja menjadi salah satu factor pemicu konflik yang ada di Masyarakat itu sendiri.
Sumber : Ebook Ilmu Sosial Dasar, Universitas Gunadarma