BAB 7
MASYARAKAT DESA DAN
MASYARAKAT PERKOTAAN
Masyarakat Pedesaan
Masyarakat pedesaan selalu memiliki ciri hidup berdampingan dan
berdekatan satu sama lain. Mereka mempunyai ikatan batin yang kuat dalam
membina kehidupan sehari-harinya berdasarkan asas kekeluargaan sehingga akan
tercipta damai dan kesejahteraan. Ciri yang menjadi khas masyarakayt pedesaan
salah satunya adalah bermata pencaharian homogen, bersifat kolot terhadap
anggapan baru, dan kebanyakan percaya akan kepercayaan nenek motyang mereka. Di
dalam masyarakat pedesaan tidak banyak yang memiliki pekerjaan berbeda. Namun
hal ini terkadang dapat membantu mereka, apabila salah satu anggota keluarga
mereka ada yang sakit maka akan ada anggota keuarga lain yang menggantikannnya
bekerja.
Masyarakat Perkotaan
Lain halnya dengan masyarakat pedesaan, masyarakat perkotaan
setiap warganya memiliki sifat individualis yang kuat, sehingga terkadang
mereka lebih memnentingkan kehidupan pribadi mereka dibandingkan dengan
masyarakat pedesaan yang memiliki kehidupan kekeluargaan yang kuat tiap
individunyua. Di kota terdapat beberapa klasifikasi pekerjaan, yaitu pendalaman
secara ahli dalam tiap bidang-bidang dari pekerjaannya tersebut. Sehingga
apabila terdapat kesalahan dalam salah satunya maka akan mempengaruhi pekerjaan
yang lainnya. Namun karena klasifikasi dari pekerjaan inilah di kota tercipta
berbagai macam lapangan pekerjaan bagi masyaraktanya. Dan biasanya banyak
terjadi kesenjejangan sosial.
Masyarakat pedesaan dan perkotaan bukanlah dua komonitas yang
terpisah sama sekali satu sama lain. Bahkan dalam keadaan yang wajar diantara
keduanya terdapat hubungan yang erat. Bersifat ketergantungan, karena diantara
mereka saling membutuhkan. Kota tergantung pada dalam memenuhi kebutuhan
warganya akan bahan bahan pangan seperti beras sayur mayur , daging dan ikan.
Desa juga merupakan sumber tenaga kasar bagi bagi jenis jenis pekerjaan
tertentu dikota. Misalnya saja buruh bangunan dalam proyek proyek perumahan.
Proyek pembangunan atau perbaikan jalan raya atau jembatan dan tukang becak.
Mereka ini biasanya adalah pekerja pekerja musiman. Pada saat musim tanam
mereka, sibuk bekerja di sawah. Bila pekerjaan dibidang pertanian mulai
menyurut, sementara menunggu masa panen mereka merantau ke kota terdekat untuk
melakukan pekerjaan apa saja yang tersedia.
Ada pun
perbedaan antara Desa dan Kota
Ada
beberapa ciri yang dipergunakan untuk dapat membedakan antara Desa dan Kota.
· Jumlah dan kepadatan penduduk
· Lingkungan hidup
· Mata pencaharian
· Corak kehidupan sosial
· Statifikasi sosial
· Mobilitas sosial
· Pola interaksi sosial
· Solidaritas sosial
· Kedudukan dalam hierarki sistem adnimistrasi nasional
Sumber : Ebook Ilmu Sosial Dasar, Universitas Gunadarma
Tidak ada komentar:
Posting Komentar